IlustrasiCCTV. Kawanan begal bersenjata tajam beraksi di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dalam aksinya mereka secara bergerombol merampas paksa sebuah sepeda motor yang sedang melintas. Aksi tersebut viral lantaran terekam kamera pengawas atau CCTV. Salah satu akun yang mengunggah video tersebut yakni @lensa_berita_jakarta.
Biasanya aksi pembegalan ini terjadi di tempat yang sepi atau tempat yang jauh dari keramaian. Pada tahun 2015, Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan kepada para pelaku begal yang berhasil ditangkap, motif para pelaku begal motor terjadi karena faktor ekonomi.
BANDARLAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Polisi harus bertindak jika mendapai penjahat dalam menjalankan tugasnya, bila perlu tembak ditempat, tapi harus sesuai dengan prosedur yang berlaku. Demikian ditegaskan Kapolda Lampung Brigjend (Pol) Edwar Syah Pernong, saat membesuk Bripka Samsul M Istanto, Jumat (07/08) di ruang ICU RSUD Ahmad Yani, Metro, akibat ditembak kawanan begal saat bertugas.
EditorAbba Gabrillin LAMPUNG, Komplotan pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal yang kerap beraksi di pintu jalan tol di Lampung, akhirnya ditangkap aparat kepolisian. Dua orang anggota komplotan itu yakni berinisial RE (22) dan AS (19), warga Kampung Gunung Batin, Lampung Tengah.
Sdijerat pasal pembunuhan karena menewaskan dua pelaku begal yang menyerangnya di Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Minggu (10/1) dini hari. Seorang Remaja di Metro Dikeroyok Hingga Ingin Dibunuh oleh 20 Orang Remaja 11:15 AM 26 Juli 2022 | 12:53 PM. Polda Lampung tangkap dua orang selebgram dan 25 admin judi online. 6. 25 Juli 2022
METROMaraknya aksi curas, curat dan curanmor (C3) di wilayah hukum Polres Metro mendapat perhatian khusus dari Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno.Irjen Pol Hendro Sugiatno menginstruksikan anggota Polri, untuk menindak tegas pelaku kasus begal. Pernyataan itu, disampaikan Kapolda Lampung, melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Kota Metro, Rabu (17/3/2021).
UC5D. LAMPUNG, - Kondisi Provinsi Lampung yang rawan pencurian dengan kekerasan curas menjadi perhatian Kapolda Lampung yang baru, Irjen Hendro Sugiatno. Hendro berjanji akan membasmi para pelaku curas atau begal untuk menjamin keamanan masyarakat. Hendro mengatakan, kepolisian akan menindak tegas para begal juga Usai Pergi Memesan Nasi Kotak, Mahasiswi di Lampung Ini Menghilang "Itu begal yang meresahkan masyarakat, kita tindak tegas," kata Hendro usai pisah sambut di Graha Wiyono Siregar Mapolda Lampung, Sabtu 6/3/2021.Hendro meminta agar anggotanya memanfaatkan kemampuan dalam penindakan terhadap pelaku kejahatan. “Itu anggota kan sudah ada senjata, yaitu gunanya. Begal kita tindak tegas,” kata Hendro. Selain itu, Hendro meminta agar jajaran Polda Lampung mulai dari polsek hingga polres di setiap kabupaten untuk selalu siap siaga. Menurut Hendro, sejumlah hal yang menuntut kesiapsiagaan anggota Polri menjadi tantangan ke depan. "Ke depan akan semakin kompleks, menghadapi keamanan dan ketertiban masyarakat yang dinamis, bencana alam, isu nasional, terutama di masa pandemi Covid-19 ini," kata Hendro. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Hmm, supaya tidak menimbulkan salah paham dan persepsi yang tendensius, simak dulu nih alasan kenapa banyak orang Lampung jadi begal. Kamu mungkin bertanya-tanya kenapa banyak orang Lampung jadi begal. Rupanya ada alasan yang melatarbelakanginya, lo. Simak selengkapnya di sini! Bagi kamu yang memilih mudik melalui jalan darat ke Sumatra, pastinya sering mendengar kisah seram melewati Lampung. Biasanya, mereka yang mudik dengan mobil pribadi memilih konvoi dan juga melakukan perjalanan pada siang hari. Mereka tidak pernah melewati kawasan ini pada malam hari, kalaupun iya kendaraan dipacu kencang dan menabrak penjahat yang menghalangi. Selain itu, ada kisah lain terkait beberapa daerah di Lampung yang identik dengan aksi kejahatan. Atau rumor sebuah desa yang mayoritas penduduknya adalah penjahat atau begal yang biasa beroperasi di kota besar seperti Jakarta. Melansir dari berikut ini sejumlah alasan kenapa banyak orang Lampung jadi begal. Simak ulasan lengkapnya bersama berikut ini. Sumber Liputan6 Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Lampung Ajun Komisaris Besar, Sulistyaningsih mengungkapkan penyebab wilayahnya menjadi sarang begal. 1. Kondisi Lampung Masih Sepi Kondisi di Lampung memang sepi, meski demikian kepadatan penduduknya terus berkembang setiap tahun. Perlu diketahui, berdasarkan hasil sensus penduduk 2020, kota Bandar Lampung memiliki luas daratan 169,21 km² yang terbagi dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan. Populasi penduduknya mencapai sekitar jiwa saja. Jumlah penduduk yang banyak. “Sehingga menjadi sarang untuk melakukan aksi kejahatan, termasuk begal,” kata Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih pada 2015 silam. 2. Minimnya Penerangan Umum Selain itu, kondisi penerangan umum yang masih minim menjadi alasan kenapa banyak orang lampung jadi begal. Situasi ini dianggap menguntungkan karena tidak bisa dilihat orang lain dan gelap. Para begal pun semakin leluasa menjarah barang milik korbannya tanpa harus takut dikejar massa. 3. Dampak Penggunaan Narkoba Alasan lain kenapa banyak orang lampung jadi begal adalah masalah narkoba. Sulis menyebutkan daerah yang rawan narkoba dan begal berasal dari Lampung Utara. “Ketidakstabilan emosional pengguna narkoba memicu kejahatan, hingga pembunuhan,” ujarnya. Kendati demikian, aksi kejahatan kini semakin masif terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia lainnya, tidak hanya di Lampung. Beberapa pelakunya juga semakin berkembang dan berasal dari berbagai wilayah, tidak identik dengan satu daerah saja. Pastinya, agar tidak ada salah paham dan tudingan yang tendensius mengarah ke salah satu suku, kelompok, dan lainnya. Itulah informasi terkait alasan diklaimnya kenapa banyak orang Lampung jadi begal. Semoga bermanfaat, ya. Temukan artikel menarik lainnya hanya di Sedang mencari properti di Cimahi, Perumahan Leuwi Gajah Residence bisa jadi pilihan menarik, lo. Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena serta selalu AdaBuatKamu.
Bandarlampung Antaranews Lampung - Arus mudik masih berlangsung di Jalan Lintas Sumatera wilayah Lampung pada Kamis sore atau sehari menjelang Lebaran 2018, sementara aparat kepolisian dan pihak terkait tetap berjaga untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik. Berbagai kalangan menyebutkan arus mudik tahun ini umumnya berlangsung lancar dan aman, meski terdapat kasus pembegalan dan sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas, selama berlangsungnya arus mudik Lebaran 2018 di wilayah Lampung. Kasus pembegalan terhadap pengendara motor dan penumpangnya asal Jawa tujuan Lampung di Jalinsum Simpang Kates Lampung Selatan pada Sabtu 9/6 menjadi kasus menonjol, meski sebenarnya terjadi sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa. Kepala Cabang PT Jasa Raharja Lampung, Suratno menyebutkan, sejak 8 Juni sampai dengan H-3 atau tiga hari menjelang Lebaran 2018, korban yang mengalami kecelakaan sebanyak 11 orang meninggal dunia dan 29 orang luka-luka Dari 11 orang yang meninggal dunia, 10 korban santunannya telah diselesaikan dan dana santunan telah diberikan kepada ahli waris korban. Masing-masing ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan Rp 50 juta, sedang korban luka-luka mendapatkan biaya perawatan Rp20 juta. Upaya mengamankan arus mudik di Lampung, seperti meminimalkan kasus kecelakaan lalu lintas dan terjadinya aksi kejahatan, telah menjadi fokus pihak kepolisian digelarnya Operasi Ketupat 2018, yang merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan serentak di Polda seluruh Indonesia selama 18 hari mulai tanggal 7 sampai dengan 24 Juni 2018. Sebanyak personel gabungan dilibatkan dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2018 di Wilayah Provinsi Lampung. Aparat gabungan itu berasal dari Polda Lampung sebanyak 156 personel, Polres jajaran sebanyak personel dan instansi terkait sebanyak personel yang tersebar di 46 pos pengamanan, 16 pos pelayanan, 19 pos pantau dan 1 pos terpadu. Berkaitan itu, Kapolda Lampung Irjen Suntana menjamin keamanan dan kenyamaan pemudik pada arus mudik dan balik Lebaran 2018. "Polda Lampung dan jajaran akan menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat daerah setempat maupun pemudik yang akan ke Lampung," katanya saat meninjau arus mudik di pelabuhan penyeberangan di Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Seperti apa derajat keamanan dan kenyamanan itu ? Kapolda Lampung mencontohkan di Terminal Induk Rajabasa, Bandarlampung, saat ini kondisinya aman dan nyaman sehingga pemudik tak perlu lagi khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, lanjutnya, di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung juga juga kondisinya sama, aman dan nyaman bagi para pemudik. "Kondisi Terminal Rajabasa aman dan nyaman. Saya memimpin langsung kegiatan disana, termasuk di Pelabuhan Bakauheni bersama Pak Anton GM ASDP Bakauheni red untuk ikut menyusun planning perencanaan pada arus mudik dan balik Lebaran," katanya. Masyarakat Antibegal Pembegalan motor sebenarnya bukan kejahatan yang baru. Namun, kasus pembegalan atas pemudik motor meski Operasi Ketupat 2018 sedang digelar, mendorong semua pihak untuk mencari solusi dalam mengatasi masalah pembegalan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan seluruh Kapolres di Polda Lampung untuk memberantas pelaku pembegalan yang meresahkan masyarakat Lampung maupun para pemudik yang melintasi wilayah Lampung. Namun, Kapolri juga menyebutkan perlu peran aktif pemerintah untuk mengatasinya. Tindakan tegas diambil seperti perintah Kepala Polres Waykanan Polda Lampung, AKBP Doni Wahyudi, kepada anak buahnya dalam mengatasi pembegalan. Tindakan tegas aparat kepolisian itu juga mendapatkan dukungan dari Bupati Waykanan Raden Adipati Surya dalam memberantas pembegalan. Respons berkembang dalam mengatasi pembegalan adalah tindakan tegas yang dikombinasikan dengan upaya persuasif. Berkaitan itu, Kapolda Lampung Irjen Suntana segera membentuk "masyarakat antibegal" sebagai upaya untuk meminimalkan tindak pidana perampasan kendaraan begal atas sepeda motor. "Masyarakat yang merupakan para tokoh masyarakat, agama, adat serta pemuda dan sejumlah ormas dapat berperan dalam memberantas sejumlah penyakit masyarakat yang membuat resah masyarakat maupun pemudik," katanya. Kapolda Lampung menyebutkan, tujuan terbentuknya masyarakat antibegal merupakan salah satu wujud dari masyarakat Lampung yang perduli akan situasi keamanan di daerah setempat, khususnya kekhawatiran terhadap begal. Inisiatif tersebut, lanjutnya, bukan hanya sekarang, tetapi sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. "Kami juga melakukan upaya persuasif dan upaya penindakan serta tindakan tegas terus dilakukan kepada pelaku begal. Bukan sekarang saja tindakan tegas terhadap begal, tetapi sebelumnya juga telah dlakukan," katanya. Dengan terbentuknya masyarakat antibegal tersebut, Kapolda mengharapkan tidak terjadi lagi tindak pidana seperti begal. Selain itu, masyarakat Lampung dapat menjaga wilayahnya agar tidak terjadi tindak pidana tersebut. "Kita juga telah memiliki data kepolisian kantong-kantong begal di Lampung. Polisi juga telah melakukan pendekatan secara persuasif kepada keluarga, kepala pekon, dan tokoh masyarakat di daerah tersebut agar tidak melakukan tindak kejahatan, namun jika masih tidak bisa dilakukan tindakan tegas," ujarnya lagi. Kapolda Lampung menegaskan bahwa penanganan begal selalu menjadi atensi atau perhatian Polda Lampung dan jajarannya, mengingat merupakan perintah pimpinan langsung dan juga demi kelancaran dan kenyamanan pemudik.
LAMPUNG, - ISM 30, pelaku begal warga Lampung Timur tewas ditembak karena menebas jari polisi yang menangkapnya. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung pada Minggu 9/10/2022 sekitar pukul Bandar Lampung Komisaris Besar Kombes Ino Harianto membenarkan adanya satu pelaku pembegalan yang tewas setelah ditembak anggotanya. Baca juga Ditabrak Saat Bawa Jeriken 30 Liter BBM, Nelayan di Perbatasan Timor Leste Tewas Terbakar "Pelaku melawan secara aktif saat anggota kita melakukan penangkapan," kata Ino ditemui di RS Bhayangkara Polda Lampung, Minggu yang tewas ini berinisial ISM 30 warga Lampung Timur. Menurut Ino, dalam upaya penangkapan itu anggota juga menembak satu pelaku lain yakni SUR 40 yang juga satu kampung dengan pelaku ISM. "Pelaku SUR sudah mendapat perawatan medis, sekarang sudah dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan," kata Ino. Ino mengatakan, kedua pelaku ini adalah target operasi TO Satreskrim Polresta Bandar Lampung dengan jumlah pencurian sepeda motor sebanyak puluhan kali. Ino menambahkan, keduanya juga termasuk komplotan pencuri lintas kabupaten/kota, dengan target di wilayah Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung. Kronologi penangkapan Penangkapan ini bermula saat anggota kepolisian berpatroli di Jalan Walakuba Way Laga pada Minggu dini hari.
Jakarta - Begal sepeda motor ternyata memiliki sejarah panjang di Provinsi Lampung. Menurut kepolisian, fenomena itu telah terjadi sejak kurun 20 tahun lalu."Sejak 20-an tahun lalu, memang banyak begal di Lampung. Mereka pembegal lari ke Lampung, karena ngumpet atau jadi tempat persembunyian mereka," kata Kepala Biro Operasi Polda Lampung, Kombes Suhaimin Zainudin di kantornya di Bandar Lampung, Rabu 1/9/2015.Sahimin mengatakan, sejumlah wilayah di Lampung dijadikan tempat persembunyian para pembegal. Bahkan, dia tak menampik Lampung dikenal dengan sebutan sarang begal. Dia menyebutkan, salah satunya adalah Desa Negeri Ratu, Kecamatan Muara Sungai, Lampung Utara. Ditambahkannya, kerja keras kepolisian membuahkan hasil. Setidaknya kondisi saat ini jauh lebih aman di banding beberapa tahun lalu."Sebagian besar sudah kita ungkap jaringannya," itu, Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, kondisi di daerah itu sudah berangsur kondusif sejak 5 tahun ke belakang."Saya tahunya istilah begal itu di Lampung Utara itu. Dan di Lampung Utara sejak tahun 2010 langsung dipimpin AKBP Helmi Santika itu langsung sampai sekarang aman kondisinya. Nggak terlalu seperti dahulu sangat mencekam ya," kata begitu, lanjut Sulis, tindak kejahatan begal motor masih bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Pihak kepolisian pun terus meningkatkan patroli keamanan. Lalu, apa penyebab Lampung jadi marak begal motor?"Kita mengimbau warga kalau malam hari tidak ada lampu penerangan hindari, jangan sendiri. Kan gtu lho. Di sini kan penerangannya jalan masih kurang, terus di kampung-kampung jalan masih gelap itu membuat bisa terjadi begal," Begal Lampung juga tak segan-segan melukai bahkan membunuh korbannya. Selain faktor penerangan, penggunaan narkoba ditengarai juga menjadi salah satu penyebabnya."Kalau mereka bisa membunuh kan otomatis bisa gunakan narkoba. Kalau orang emosional tidak bisa ditahan kan kadang-kadang setelah diperiksa urinenya positif. Kan gitu. Ada yang terlibat narkoba terus membunuh seenaknya terbanyak indikasi di situ," ujarnya. idh/imk
begal di metro lampung